Mazmur 1
Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil. (Ayat 3)
Disekeliling rumah saya banyak ditumbuhi pohon, baik yang bisa berbuah maupun tidak. Ada pohon yang berbuah pada musimnya namun ada juga pohon yang tidak juga berbuah. Disamping itu ada aliran air kecil untuk irigasi, ditepinya juga ada beberapa pohon buah. Terlihat beda sekali ketika musim kemarau tiba, pohon yang berada jauh dari aliran air, daunnya terlihat kering, namun pohon yang berada dekat aliran air daunnya selalu terlihat segar bahkan pohon buah akan selalu berbuah pada musimnya.
Penggambaran diatas sama halnya apa yang dituliskan oleh pemazmur dalam bacaan ini. Orang yang benar akan selalu berbuah, apa saja yang diperbuatnya berhasil. Apa yang dilakukan oleh orang benar akan didapat hasil yang baik. Perlu diingat pula bahwa keberhasilan ini belum tentu pula saat itu juga dirasakan, namun juga butuh waktu untuk merasakan keberhasilan itu. Sama halnya dengan berbuah pada musimnya, keberhasilan itu juga akan didapat pada saatnya. Mungkin sebelum saatnya itu akan mengalami terpaan pencobaan, namun tidak perlu kuatir karena orang benar akan dapat mengatasinya dengan mudah karena sudah memiliki dasar yang kuat (di tepi aliran air).
Sebagai orang percaya kita juga harus mengamini hal ini, bahwa orang benar pasti akan diberi jalan oleh Tuhan. Kita pasti akan menerima hasil yang terbaik dari Tuhan pada saatnya nanti. Mari saatnya kita berjalan dalam kebenaran yaitu yang kesukaannya ialah Taurat Tuhan, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam, maka apa saja yang diperbuat akan berhasil.